Selasa, 16 Mei 2017

BAGAIMANA MEREKRUT ORANG TERBAIK


Lima tahun yang lalu, Anna Stenberg mendirikan Women Executive Search (WES); firma headhunter dengan cara kerja lebih dari sekedar jaringan perekrutan tradisional untuk memastikan perempuan dengan karakter kepemimpinan yang kuat masuk dalam proses perekrutan. Di Swedia, dimana 80% dari kandidat headhunter adalah laki-laki, Anna dan timnya telah mempekerjakan lebih dari 200 pemimpin perempuan. Terinspirasi? Kami juga! Jadi kami menjumpai Anna untuk mencari tahu bagaimana caranya, dan bagaimana konsultan Oriflame dapat merekrut perempuan hebat ke dalam jaringan mereka juga.

1. Buat deskripsi pekerjaan



 "Segalanya diawali dengan analisis bisnis yang baik. Artinya, kenali betul-betul Organisasi dan posisi yang Anda tawarkan. Tanyakan pada diri Anda, kompetensi dan kepribadian macam apa yang akan sukses di sini?  Selanjutnya Anda siap menentukan deskripsi profile sesuai yang Anda butuhkan - dalam hal ini di Oriflame, kita membuat Job Description yang lugas, mislanya Anda mungkin ingin mencari perempuan yang menunjukkan semangat dan minat pada kecantikan secara Online."

2.Jadilah Detektif 


"Setelah membuat deskripsi pekerjaan, proses pencarian dimulai. Ini sedikit mirip seperti seorang detektif. Di WES, selain melihat apa yang ada dalam jaringan kami , kami juga melihat perusahaan dan perempuan lain yang memiliki potensi, semangat dan pengalaman yang dibutuhkan untuk posisi yang sedang kami rekrut. Kami membuat daftar panjang kandidat potensial dan kemudian mengeditnya hingga daftar akhir untuk kami tidak lanjuti melalui telepon dan  wawancara tatap muka

3. Cari secara Online, tindak lanjuti dengan tatap muka


 "Sebagaimana semangat untuk kecantikan adalah bagian dari deskripsi pekerjaan para Konsultan Oriflame, media sosial adalah cara yang sangat efisien dan murah untuk menemukan orang yang mungkin ingin bergabung dengan bisnis Anda. Tetapi sekali Anda telah mengidentifikasi calon potensial Anda melalui Facebook atau Linkedin, membuat pastikan Anda bertemu dengan mereka untuk memahami apa yang ada di luar kesan pertama. "


4. Pilih pekerja terbaik, bukan teman terbaik"Ketika Anda merekrut , Anda sering bertemu seseorang yang identik dengan Anda dan benar-benar Anda sukai. Karena Anda pikir mereka menyenangkan, Anda lupa tentang deskripsi pekerjaan dan ingin merekrut mereka -.Sebaiknya jangan. Terkadang, memilih seseorang dengan keterampilan/karakter yang berbeda dengan Anda akan menciptakan dinamika positif. Konsisten dengan deskripsi pekerjaan yang Anda buat dan Anda akan dapat fokus pada orang terbaik untuk posisi itu."


"Media sosial adalah cara yang sangat efisien dan murah untuk menemukan orang yang mungkin ingin bergabung dengan bisnis Anda"


5. Apa, Mengapa, Bagaimana



 "Anda perlu mengetahui detail penting kandidat Anda. Jangan hanya mengetahui  apa yang pernah ia lakukan, tetapi juga cari tahu mengapa dan bagaimana mereka melakukannya. "Bagaimana" sangat penting jika Anda ingin memahami  alasan dan motivasi mereka. "

6. Apa sisi serunya?



 "Saat Anda mempekerjakan seseorang, jangan lupa untuk memberitahu apa keseruan yang akan mereka dapatkan jika bergabung bersama Anda. Jawab pertanyaan ini:  Apa untungnya bagi saya?Jika seseorang akan menginvestasikan waktu, tenaga dan uang ke sebuah institusi/ perusahaan, mereka perlu tahu potensi institusi/perusahaan tersebut."

Sumber:

De lemos,sophia marinho."Bagaimana merekrut orang-orang terbaik."https://id.oriflame.com/beautyedit/feature-editorial/how-to-recruit-the-best-talent (Diakses 17 mei 2017)

Anda ingin memiliki perubahan hidup 



Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 546D27CF
SMS : 081219992862

Selasa, 09 Mei 2017

8 CARA MENCIPTAKAN KESAN PERTAMA YANG LUAR BIASA


Konon, hanya tersedia 7 detik untuk membuat kesan pertama yang baik. Tentunya bukan waktu yang banyak. Jangan khawatik karena kami punya beberapa tips berguna untuk memanfaatkan 7 detik terbaik dalam hidup Anda!

KERJAKAN PR ANDA



Mengerjakan 'PR' terlebih dahulu dapat membantu mengurangi ketegangan pada pertemuan pertama. Jika Anda menemui calon pelanggan, coba Googling atau cari tahu tentang mereka di Facebook terlebih dahulu. Pengetahuan dasar ini akan membantu Anda menyiapkan beberapa topik untuk percakapan dan untuk mengetahui minat yang mungkin Anda miliki bersama - awal yang baik untuk pertemuan pertama yang berkesan.

DRESS TO IMPRESS




Pastikan baju Anda sesuai dengan kegiatan atau tema acara. Periksa apakah ada dress code yang harus dipenuhi untuk menghindari tampilan berlebihan atau terlalu sederhana. Dan, yang terpenting kenakan pakaian nyaman - sepatu yang membuat Anda meringis menahan sakit hanya akan memecah konsentrasi Anda!

KEHARUMAN TERBAIK


Indera penciuman berhubungan erat dengan ingatan, jadi jika Anda ingin menciptakankesan tak terlupakan, Pilih aroma Anda dengan hati-hati. Untuk pertemuan pertama, pilihlah sesuatu yang lembut dan terlalu kuat atau intimifatif. Kami suka Women’s Collection Innocent White Lilac dan My Naked Truth untuk aromanya yang lembut.

TIBA TEPAT WAKTU



Tepat waktu menunjukkan bahwa Anda menghormati waktu orang lain, pastikan hadir tepat pada waktu yang telah disepakati sebelumnya!

PERHATIKAN


Alih-alih memulai percakapan dengan membicarakan diri sendiri, ajukan pertanyaan untuk mengenal lawan bicara Anda lebih jauh - sebaiknya siapkan sebelumnya. Lakukan kontak mata, hargai jarak pribadi dan berikan respon dengan menganggukkan kepala. Gerakan kecil ini akan menunjukkan bahwa Anda memberi perhatian dalam percakapan.

BAHASA TUBUH


Bahasa tubuh Anda mengatakan banyak tentang Anda. Penelitian menunjukkan bahwa 90% dari komunikasi dilakukan secara nonverbal. Pastikan Anda berdiri atau duduk dengan tegak, menyapa dengan jabat tangan hangat dan menjaga kontak mata saat berbicara dengan orang lain -  jangan lupa untuk tersenyum! Sampaikan kepercayaan diri yang santai tanpa intimidasi.

TETAP TENANG

Mengenakan aroma yang tepat bisa membantu Anda rileks sebelum pertemuan pertama. Lavender, geranium rose, bergamot, ylang ylang dan melati dikenal dengan pengaruh positifnya untuk relaksasi; Anda dapat menemukan aromanya pada beberapa parum Oriflame kesayangan berikut ini!
HADIR 100%




Tidak ada yang lebih buruk daripada berbicara dengan seseorang yang terus melirik telepon mereka, atau melihat ke balik bahu Anda - ini menyiratkan bahwa mereka lebih suka berada di tempat lain. Matikan telepon Anda (atau pasang silent mode) dan beri perhatian penuh pada lawan bicara Anda.


Sumber:

De lemos,sophia marinho."8 cara menciptakan kesan pertama yang luar biasa."https://id.oriflame.com/beautyedit/how-to/how-to-make-a-great-first-impression (Diakses 10 mei 2017)



Jika anda ingin perubahan hidup




 Hubungi:

Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin :546D27CF
SMS : 081219992862  

Rabu, 03 Mei 2017

KISAH REMAJA TERBULLY YANG MENJADI MODEL

Seorang remaja cewek berusia 16 tahun asal Barcelona, Alba Parejo, harus menerima kenyataan bahwa ia terlahir dengan kondisi yang berbeda. Ia memiliki setidaknya 500 tanda lahir di sekujur tubuhnya mulai dari wajah hingga ujung kaki, berupa bintik-bintik berwarna hitam. Keadaan ini disebut dengan congenital melanocytic nevus.



Dikutip dari BoredPanda, semasa kecil Alba sering banget di-bully karena kondisi tubuhnya tersebut. Ia bahkan pernah mendapat julukan monster atau parahnya, ‘dalmation’.



Alba sudah melalui kurang lebih 30 kali operasi untuk memperbaiki kondisi kulitnya hingga pada akhirnya, di usia 16 tahun, ia dengan berani berbagi kisah tentang dirinya yang berbeda dengan orang lain.


Sekarang, ia mencoba peruntungan menjadi seorang model dan dengan berani menunjukkan kepada orang lain bahwa kita harus bersyukur dengan apa yang kita miliki. Ia juga mengajak orang lain untuk enggak perlu malu dengan tanda lahir yang dimiliki, dengan menggunakan hashtag #bareyourbirthmark.


Kisah Alba ini menjadi inspirasi buat kita supaya tetap bersyukur dengan kondisi kita sekarang dan menggali potensi apa yang kita punya, ya, girls!


Sumber:

Gracia,debora."Remaja cewek 16 tahun dibully karna punya 500 tanda lahir,kisahnya bikin kita terharu."http://cewekbanget.grid.id/Love-Life-And-Sex-Education/Remaja-Cewek-Usia-16-Tahun-Ini-Di-Bully-Karena-Punya-500-Tanda-Lahir-Kisahnya-Bikin-Kita-Terharu (Diakses 4 mei 2017)


Jika anda ingin perubahan hidup




 Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 
546D27CF
SMS : 081219992862  

KISAH PENDIRI ORIFLAME


Ketika Robert dan Jonas berhenti dari pekerjaan mereka dari perusahaan yang sukses dan mapan 50 tahun lalu, orang mengira mereka gila. Tapi mereka punya ide besar, dan ambisi yang lebih besar lagi. Dan dengan kepercayaan diri dan keyakinan yang tak tergoyahkan, kini Oriflame telah bertumbuh menjadi salah satu perusahaan kecantikan terbesar di dunia.


Ketika ditanya mengenai akar mental juara mereka, jawabannya sangat jelas - mereka mendapatkannya dari satu sama lain. Terdidik kompetitif sedari kecil, mereka selalu bertanding olahraga dan berlomba di rumah. Menurut kakak mereka, mereka bahkan sempat lomba berlari ke sekolah. Daya saing tersebut di kemudian hari memainkan peran besar dalam kesuksesan Oriflame selama ini.


"Kami terbiasa memperjuangkan apa yang kami percaya. Itu sudah tercetak di DNA kami yang menurun pada budaya dan jenis bisnis kami - sangat menyenangkan, "kata Robert.


Semangat juang itu semakin terlihat saat Anda mendengar bagaimana mereka menghadapi tantangan selama bertahun-tahun. Kuncinya adalah mereka tidak pernah fokus pada maalah - tapi fokus pada peluang. Kesempatan untuk mengubah sesuatu dan membuatnya lebih baik.


"Jangan pernah menyerah. Selalu ada cara yang lebih baik di suatu tempat. Kewirausahaan adalah saat Anda merasa terbentur dinding tapi berhasil menemukan jalan keluar. "Jonas menjelaskan.



Mentalitas juara  selalu terasah, karena setiap orang yang bergabung dengan Oriflame selalu berbagi energi dan nilai yang sama kuatnya. Mereka juga tidak pernah menyerah. Robert dan Jonas sangat peduli saat mempekerjakan pimpinan Oriflame di sebuah negara. Mereka sadar bahwa memilih orang dengan pola pikir dan visi yang sama sangat penting untuk menjaga agar budaya Oriflame tetap hidup dan menyala.


Dan tentu saja, hal yang sama berlaku untuk tenaga penjualan. Oriflame selalu menjadi magnet bagi mereka yang ingin membuat perubahan positif dalam kehidupan mereka, dan kehidupanorang-orang di sekitar mereka. Orang-orang tersebut kini menjadi simbol kesuksesan Oriflame - simbol bagaiamana hal-hal menakjubkan bisa terjadi saat mereka memutuskan bergabung dan ,emgubah hidup bersama Oriflame.



Jonas mengenang bagaimana mereka melewati hari-hari di masa lalu dengan kehangatan dan kepuasan yang luar biasa:
"Sangat mengasyikkan dapat bertemu semua orang ini. Banyak yang mengatakan bahwa awalanya mereka kurang percaya diri dan tidak berani bicara dengan orang lain, dan kami berkata: "Anda akan terkejut. Setahun lagi saat kita bertemu,  Anda sudah menjadi Leader- berdiri di atas panggung ". Dan memang benar, iitu yang selalu terjadi." 
Menyaksikan perubahan positif dalam kehidupan masyarakat inilah yang membuat Jonas dan Robert merasa sangat bangga dengan Oriflame.


"Yang paling membuat kami bahagia adalah kesempatan untuk membantu sesama menciptakan hidup yang lebih baik," kata Robert. "Peluang bisnis ini telah memungkinkan begitu banyak orang untuk mewujudkan impian mereka - menyekolahkan anak-anak, mendapat kesempatan untuk menjadi pengusaha dan tumbuh sebagai individu. "

Mereka percaya bahwa menjual mimpi dan kesempatan dapat menebar inspirasi- memberi makna lebih pada kehidupan. Mereka juga sangat percaya bahwa semua hal terbaik harus dapat diakses oleh semua orang - bukan kepada beberapac golongan istimewa saja. Sederhananya, Oriflame menawarkan kepada semua orang kesempatan untuk mewujudkan impian mereka dan mengubah hidup - untuk melihat, merasakan dan hidup dengan lebih baik.



"Bayangkan, kita dapat membuat perbedaan seperti itu pada begitu banyak orang?" Robert bertanya pada kakaknya, Jonas.


Dan perbedaan itu bukan hanya di bidang finansial. Konsultan juga betumbuh secara kepribadian melalui pekerjaan baru mereka. Mereka juga memperhatikan bahwa semakin tinggi Konsultan naik di Tangga Karir Oriflame, semakin mereka merasa menjadi bagian dari keluarga yang hangat dan selalu saling mendukung. 



“Oriflame adalah bisnis keluarga dengan nilai-nilai kekeluargaan”
Nilai kekeluargaan tersebut menjadi nyawa bisnis Oriflame. Membangun persaudaraan tentunya hadir secara alami mengingat pendirinya memang dua orang saudara. Sementara pesaing mungkin mencoba meniru jiwa kekeluargaan, tetapi tidak mungkin untuk menciptakan nyawa keluarga seperti dalam bisnis Oriflame. Robert dan Jonas melihat efek positif saat menarik orang sebagai tenaga penjualan mereka. Kadang kala bahkan seluruh keluarga bergabung dalam bisnis ini.


Tapi, betapapun besar perusahaannya, kunci kesuksesan terletak pada detailnya. kepercayaan dan kasih sayang tulus antara  2 saudara, kemampuan alami mereka untuk berkomunikasi dengan cara yang sangat rendah hati, dan bagaimana mereka membagi semangat positif serta pengertian satu sama lain.


Semua itu adalah hal-hal 'sepele' namun sangat mengakar yang telah menginspirasi pertumbuhan Oriflame selama 50 tahun terakhir. Dan akakn terus menginspirasi pertumbuhan Oriflame selama 50 tahun selanjutnya.




Sumber:

Hibbs,mike."Meet our founder: Robert and Jonas." https://id.oriflame.com/beautyedit/feature-editorial/meet-our-founders-robert-and-jonas (Diakses 4 mei 2017)




Jika anda ingin perubahan hidup




 Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 
546D27CF
SMS : 081219992862  

Senin, 01 Mei 2017

DARI SEORANG BURUH KAPAL JADI PRESIDEN POLANDIA

Pemerintahan Polandia yang pada tahun 1980-an menganut paham komunnisme Uni Soviet (Rusia)  mengalami kegoncangan hebat.



Ini disebabkan oleh seorang anggota serikat buruh bernama Lech Walesa yang memimpin gerakan buruh mandiri dengan nama Solidarnosc (solidaritas).

Lech Walesa adalah seorang pria dengan ciri kumis lebat. Ia lahir di Pogowo, Polandia, pada 29 September 1943.

Ia pernah bekerja sebagai mekanik mobil (1961-1965), tentara selama 2 tahun, tukang listrik di galangan kapal Gdanks (1967), pelayan toko (1978) dan aktivis serikat buruh.

Ia punya satu istri dengan 8 anak.



Gerakan Solidarnosc yang digalang Lech Walesa bersamaan dengan berhembusnya paham demokrasi di Polandia yang datang dari negara-negara Barat.

Perjuangan Solidarnosc sendiri bertujuan untuk membebaskan buruh dari sistem ekonomi manipulasi komunis sekaligus demi berdirinya negara Polandia yang demokratis.

Gebrakan Lech Walesa sebagai pemimpin Serikat Buruh ketika masih bekerja di galangan kapal Gdansk adalah melakukan mogok kerja demi memenuhi hak-hak buruh.



Aksi mogok kerja itu sukses dan pada 31 Agustus 1980 terbit perjanjian yang berisi tentang hak pekerja untuk mengorganisir serikat independen.

Berdirinya serikat buruh yang bisa mempersatukan semua kelompok sosial para pekerja galangan kapal itu demikian terkenal dan mendapat dukungan dari luar  negeri.


Berdirinya serikat buruh pimpinan Lech Walesa bahkan membuat Pemerintah Komunis Polandia menjadi tak berdaya karena tidak bisa melakukan manipulasi lagi.


Karier Lech Walesa dalam serikat buruh makin cemerlang pada tahun 1981 saat ia terpilih sebagai Ketua Solidaritas dalam Kongres Nasional Solidaritas yang pertama di Gdansk.

Tahun 1990, dalam Kongres Nasional Solidaritas kedua, Lech  Walesa terpilih lagi dengan suara mayoritas 77,5%.

Pamor Walesa sebagai Ketua Solidaritas begitu berpengaruh di seluruh Polandia.

Maka dalam pemilu pemilihan presiden Polandia di tahun yang sama (1990) ia mencalonkan diri sebagai presiden. Ia pun terpilih dengan mudah.




Lech Walesa kemudian berhasil memimpin negara Polandia yang demokratis hingga tahun 1995.


Sejumlah gelar kehormatan pun pernah diraih Walesa. Antara lain Harvard University, Medal of Freedom dari AS, penghargaan Hak Asasi Manusia dari Eropa, dan, yang paling penting, Nobel Perdamaian 1993.

Sumber:

Asyhad,moh.habib."Berkenalan dengan Lech walesa,buruh galangan kapal yang jadi presiden polandia."http://intisari.grid.id/Inspiration/Figure/Berkenalan-Dengan-Lech-Walesa-Buruh-Galangan-Kapal-Yang-Jadi-Presiden-Polandia?page=all (Diakses 2 mei 2017)

Jika anda ingin perubahan hidup



 Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 53DA2103
SMS : 081219992862  

KISAH PENDIRI WHATS APP

Beberapa tokoh digital dunia, kita tahu asalnya dari keluarga mapan. Mark Zuckerberg atau Bill Gates, contohnya. Akan tetapi ada satu pengecualian yakni Jon Koum.


Kita memang tidak kenal namanya, tapi menggunakan aplikasi besutannya yakni WhatsApp.

Kisah Jan yang kini sukses luar biasa, jauh dari cerita yang keglamoran. Pria dari sebuah desa kecil di Kiev, Ukraina, harus berjuang dalam penderitaan.

Pada masa Perang Dingin, hidup di wilayah Eropa Timur, tidak mudah bagi keluarga Jan. Pemerintah komunis saat itu melakukan pengawasan sangat ketat, yang bahkan membuat keluarganya takut untuk menggunakan telepon rumah.



Iklim politik yang tidak stabil dan meningkatnya sentimen anti-semit di Ukraina, membuat Jan yang masih 16 tahun bersama ibunya pindah ke Mountain View, California pada 1992. Keduanya tinggal di apartemen dengan keuangan yang menipis.

Akhirnya Jan menjadi penyapu di toko swalayan, sedangkan ibunya menjadi pengasuh anak. Sebenarnya ayah Jan ingin menyusul keluarganya ke AS, tetapi pada 1997 keburu meninggal di kampung halamannya. Tiga tahun kemudian ibunya juga meninggal karena kanker.

Di usia 19, titik balik hidupnya mulai terjadi sewaktu Jan belajar untuk menggunakan komputer secara autodidak. Sebuah buku bekas yang mengajarkan jaringan komputer, kemudian mengantarkan Jan untuk berkuliah di San Jose State University


Saat berkuliah ia sempat bekerja paruh waktu di perusahaan Ernst & Young sebagai penguji keamanan. Setelah 6 bulan bekerja, ia berkesempatan untuk menangani sistem Yahoo dan merasa nyaman dalam bidang teknologi dan komputer. Jan malah akhirnya drop out.



Semasa menangani Yahoo, Jan bertemu dengan Brian Acton yang kemudian menjadi sahabatnya. Merasa tak memiliki keluarga, Jan akrab dengan Brian. Bahkan sempat bekerja sama splama 9 tahun. Keduanya sempat melamar di Facebook tapi ditolak.

September 2007  Jan meninggalkan kantor lamanya higga akhirnya berhasil menciptakan WhatsApp pada 2009. Brian akhirnya ikut bergabung dalam mengembangkan aplikasi chat ini.

WhatsApp terus berkembang pesat, terutama setelah mendapatkan suntikan dana AS$8 juta (sekitar Rp106,8 miliar) dari Sequoia Capital pada April 2011 dan menjadi salah satu aplikasi terpopuler di App Store.


Puncaknya, Februari 2014, Facebook membeli saham WhatsApp sebesar AS$19 miliar (sekitar Rp253 triliun).

Menariknya, aplikasi yang telah digunakan di 109 negara dan memiliki pemakai hingga 1 miliar ini tetap independen, dikelola oleh Jan dan Brian tanpa campur tangan Facebook.

Penandatanganan dokumen saham ini dilakukan di depan lokasi apartemen yang menjadi tempat tinggal pertama Jan di AS.

Kesuksesan tak membuat Jan lupa untuk berbagi. Pria sederhana ini memberikan donasi sebesar AS$1 juta (sekitar Rp13,3 miliar) kepada The FreeBSD Foundation dan AS$556 juta (sekitar Rp7,4 triliun) kepada Silicon Valley Community Foundation pada November 2014.


Dengan kerja kerasnya, Jan Koum berhasil meraih “American Dream”-nya.

Sumber:

Sulaeman,ade."Tak seperti Marck zuckerberg atau Bill gates,Sang pencipta Whats App tak lahir dari keluarga mapan."http://intisari.grid.id/Inspiration/Figure/Tak-Seperti-Mark-Zuckerberg-Atau-Bill-Gates-Sang-Pencipta-Whatsapp-Tak-Lahir-Dari-Keluarga-Mapan?page=all (Diakses 2 mei 2017)

Jika anda ingin perubahan hidup



 Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 
546D27CF
SMS : 081219992862  

KISAH ENI LESTARI SEORANG BURUH MIGRAN YANG BISA PIDATO DI MAJELIS UMUM PBB

Nasib seseorang siapa yang tahu? Dulu di bawah sekarang di atas, dulu juragan sekarang gelandangan. Atau sebaliknya, dulu bawahan sekarang atasan, dulu buruh migran sekarang berpidato di panggung Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, AS. Begitulah Eni Lestari.




Dilaporkan Voice of America, Rabu (21/9), aktivis pekerja migran Indonesia, Eni Lestari, diundang berpidato dalam pertemuan KTT Pengungsi dan Migran di forum Sidang MU PBB di New York. Dengan kehadirannya di forum ini, Eni berharap bisa membuka mata masyarakat dan mempertanyakan sistem di Indonesia yang menyebabkan perempuan-perempuan di sini tidak punya masa depan selain jadi buruh migran.

Eni pertama kali bekerja sebagai TKI saat menjadi pembantu rumah tangga di Hong Kong pada 1999. Seperti kebanyakan buruh migran lainnya, ia terpaksa meninggalkan mimpinya untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi karena harus membantu ekonomi keluarganya ketika krisis melanda Indonesia pada akhir 1990-an.



Keputusannya menjadi aktivis didorong oleh perasaan bahwa hak-haknya sebagai buruh migran dieksploitasi bahkan sebelum diberangkatkan ke Hong Kong. Lebih dari itu, ia merasa terpanggil mewakili sekitar 244 juta buruh migran di seluruh dunia.

“Semua migran pasti mengalami eksploitasi, bahkan sampai buruk sekali, jadi korban trafficking, ditipu. Saya juga termasuk korbannya. Saya dibayar tidak sesuai standar dan tidak dikasih hari libur,” ujarnya.


Perempuan asal Kediri, Jawa Timur ini dipilih berpidato setelah melalui seleksi yang ketat, dari 400 orang yang mengajukan diri, ia terpilih bersama delapan orang lainnya. Ini bukan kali pertama Eni bicara di PBB, namun ini pertama kalinya ia bicara dalam tingkat sidang umum.



Berikut petikan wawancara Eni Lestari dengan VOA: 

Video dari Tribunnews.com

Buruh migran hanya hanya sumber devisa

Walaupun mendapat kesempatan berbicara di panggung internasional Eni tidak merasa bangga. Seperti disinggung di awal, ia justru berharap kehadirannya di sidang umum PBB tahun ini bisa membuka mata masyarakat dan mempertanyakan sistem di Indonesia yang menyebabkan perempuan-perempuan Indonesia tidak punya masa depan di negerinya sendiri.

“Kami tampil di summit ini karena putus asa, karena bicara dengan pemerintah di level nasional, baik pemerintah negara asal maupun pemerintah negara tujuan, belum tentu mereka mau mendengar,” ujarnya.


Meskipun tidak berharap PBB bisa menyelesaikan masalah ekploitasi buruh migran, Eni yang telah menjadi aktivis selama 15 tahun ini mengaku akan terus melanjutkan perjuangannya.



Sebagai ketua International Migrants Alliance, Eni akan menindaklanjuti rencana PBB terkait rancangan sejumlah kesepakatan internasional terkait nasib migran. Ia juga mendesak pemerintah RI untuk memperlakukan buruh migran selayaknya manusia, bukan hanya data atau angka apalagi hanya sebagai sumber devisa.


Menurut catatan Departemen Ketenagakerjaan RI, saat ini ada enam juta lebih TKI di seluruh dunia.


Sumber:

Tribunnews.com


Jika anda ingin perubahan hidup



 Hubungi:
Santy Marlina- Konsultan Independen Oriflame
Pin : 
546D27CF
SMS : 081219992862